Selama sekolah dan karir profesional anda, anda pasti akan diminta untuk melakukan presentasi. Membuat presentasi yang jelas dan memahamkan serta dapat mentransfer ide anda kepada orang lain adalah salah satu skill yang harus terus menerus anda latih.

Meskipun terdapat filosofi yang berbeda tentang bahaimana anda seharusnya membuat presentasi, berikut ini beberapa teknik sederhanda yang dapat anda kembangkan terlepas dari apapun gaya presentasi anda. Anda dapat membuat target mengenai teknik tetentu dalam presentasi yang harus anda kuasai. Akan tetapi memang untuk menjadi seorang pembicara yang baik diperlukan banyak waktu dan kesabaran.

Dalam artikel ini, kita akan mendiskusikan 10 cara yang dapat anda tempuh untuk memulai belajar dan meningkatkan kemampuan presentasi anda:

  • 1.      Pastikan presentasi anda sesederhana mungkin
  • 2.      Lakukan persiapan dan latihan presentasi
  • 3.      Awali presentasi anda dengan cerita yang kuat
  • 4.      Tunjukkan entusiasme
  • 5.      Temukan mentor atau figur yang dapat dicontoh
  • 6.      Latih bahasa tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata anda
  • 7.      Gunakan visual atau gambar
  • 8.      Perhatikan penonton anda
  • 9.      Gunakan suara anda sebaik mungkin
  • 10.   Santai dan nikmatilah presentasi anda

Mari kita bahas satu persatu ke-sepuluh tips diatas dan bagaimana cara meningkatkannya.

Cara mudah untuk meningkatkan ketrampilan presentasi anda

1.      Pastikan presentasi anda sesederhana mungkin

Ingatlah kesederhanaan dalam presentasi itu lebih baik. Banyak presentator yang memakai teorema “10-20-30” atau kurang. Teorema ini memiliki arti 10 menit presentasi dengan 20 slide dan ukuran font minimal 30. Ini memastikan presentasi anda jelas, mudah diresapi dan langsung ke point pembahasan. Bahasa tubuh, ekspresi wajah, penjelasan dan suara berperan lebih banyak dalam presentasi daripada materi presentasi itu sendiri.

Anda juga harus mencoba untuk menulis ide utama anda dalam tiga poin atau kurang. Bahas ide ide tersebut diawal dan diakhir presentasi untuk memastikan bahwa penonton menangkap informasi penting yang anda sampaikan.

2.      Lakukan persiapan dan latihan presentasi

Setelah anda menyiapkan materi informasi, anda harus meluangkan waktu untuk mempersiapkan poin poin penjelasan materi yang akan anda sampaikan. Untuk melakukan hal ini anda dapat meminta rekan kerja anda untuk menjadi penonton dan pendengar. Tanyalah tanggapan mereka mengenai tampilan slide presentasi anda, suara anda saat berbicara, bahas tubuh anda dan aspek lain dalam presentasi.

Pastikan anda melakukan latihan presentasi dan tidak menghafal teks presentasi anda. Sebab jika anda menghafalkan teks tersebut, anda dapat dengan mudah “ngeblank”  ketika ada satu atau dua kata yang terlupa karena gugup. Daripada menghafal teks presentasi anda, lebih baik anda menyiapkan poin poin presentasi dalam satu kertas kecil yang dapat menggiring presentasi anda.Berbicaralah dengan jelas dan percaya diri dengan pengetahuan dan pemahaman anda mengenai subyek presentasi terkait.

3.      Awali presentasi anda dengan cerita yang kuat

Mengawali presentasi dengan sebuah cerita yang kuat dapat  membantu anda untuk menarik minat penonton presentasi anda selama presentasi.  Meskipun demikian, pastikan cerita tersebut berkaitan dengan tema presentasi yang anda bawa dan ide utama yang ingin anda sampaikan kepada penonton. Berikut ini beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk membuat cerita tersebut:

  • Berikan pertanyaan mengenai permasalahan anatu anekdot yang menarik
  • Kutip ucapan dari orang orang terkenal
  • Ceritakan latar belakang ide dan tema presentasi anda
  • Tampilkan statistik, chart atau gambar yang menarik
  • Mainkan video yang mendukung dan membangun presentasi anda
  • Buatlah pernyataan yang membuat penonton terkejut atau meningkatkan rasa ingin tahu penonton.

Bercerita diawal presentasi adalah cara yang baik untuk membuat konsep, ide atau informasi yang anda bawa terasa berhubungan dengan kenyataan. Dengan hal itu, penonton dapat merasa terhubung dan memhami presentasi anda dengan baik. Sekali lagi hanya ceritakan cerita yang mendukung dan membangun ide anda.

Kelanjutan artikel ini hanya bisa dibaca oleh Member, silahkan login disini dulu atau Registrasi di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *