Kecerdasan Emosional: Definisi dan Contoh

Kecerdasan emosional adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk mengidentifikasi dan memahami emosi dirinya dan manusia lainnya. Anda bisa menggunakan kecerdasan emosional saat bekerja dan berkomunikasi dengan orang lain maupun dengan diri anda sendiri. Memiliki ketrampilan kecerdasan emosional yang bagus dapat membantu anda membangun hubungan yang baik ditempat kerja, menyelesaikan tugas dan meraih target.

Meskipun kecerdasan emosional nampak seperti konsep yang abstrak atau rumit, terdapat cara cara spesifik  yang dapat anda gunakan untuk mengembangkan kemampuan ini. Dalam artikel ini kita akan berdiskusi mengenai pentingnya kecerdasan emosional, cara mengembangkannya dan menggunakannya ditempat kerja,

Definisi kecerdasan emosional

Kecerdasan emosional didefinisikan sebagai kemampuan untuk menganalisa dan mengattur emosi anda sendiri sekaligus memiliki empati atau dapat mengidentifikasi emosi yang dimiliki oleh orang lain. Ini juga termasuk mengategorikan atau memberi nama sebuah emosi tertentu dan sanggup untuk mengatasinya dengan tepat. Secara tidak langsung, kita menggunakan kecerdasan emosional yang kita miliki dalam kegiatan sehari hari. Meluangkan waktu untuk mengasah dan mengembangkan kemampuan ini dapat membantu anda membangun hubungan yang baik dengan orang lain dan menyelesaikan tugas bersama.

Kecerdasan emosional ditempat kerja

Walaupun kita menggunakan kecerdasan emosional pada semua aspek kehidupan, terdapat beberapa cara kita dapat menggunakan ketrampilan ini ditempat kerja saat bekerja dengan kolega, klien ataupun manajer. Berikut ini beberapa contoh skenario penggunaan kecerdasan emosional ditempat kerja.

  • Saat berinteraksi dengan klien yang tidak puas dengan kinerja anda melalui telepon. Anda mengetahui bahwasanya disamping anda sudah berusaha dengan baik, perusahaan tempat klien anda bekerja baru saja melakukan PHK besar besaran dan klien anda adalah salah satu orang yang bertanggung jawab untuk memilih karyawan yang dapat dipertahankan. Karena anda mengetahui informasi tambahan ini, anda bisa memilih untuk menanggapi komplain klien anda dengan tenang, empati sebab sikap tersebut adalah respon terbaik. Anda dapat menjadwal ulang telepon anda lain waktu ketika masalah tersebut sudah menjadi lebih baik.
  • Selama rapat, anda menyadari salah satu rekan kerja anda lebih pendiam daripada biasanya dan dia tidak berkontribusi sekalipun. Agar tidak menimbulkan prasangka dari orang lain, anda memutuskan untuk berbincang dengannya setelah rapat usai untuk memastikan keadannya baik baik saja. Setelah mendengarkannya dengan baik, anda mengetahui bahwasannya dia tidak bisa tidur sepanjang malam sebab ibu mertuanya yang tinggal dengannya sedang sakit.
  • Saat me-review beberapa proyek yang baru saja selesai, anda mendapatkan kritik yang membangun dari rekan kerja anda mengenai cara anda mengelola proyek tersebut. Setelah rapat anda merasa khawatir.  Setelah memroses emosi tersebut, anda mengidentifikasi diri anda bahwa diri anda terlalu berfokus pada emosi negatif dan bukan menemukan cara untuk bekerja lebih baik. Daripada terlalu berlarut larut dalam kekecewaan, anda memutuskan untuk memotivasi diri anda sendiri bahwa anda dapat membuat hasil kinerja anda menjadi lebih baik.

Cara meningkatkan ketrampilan mengelola kecerdasan emosional

Meskipun cukup memakan waktu, ketrampilan soft skill seperti kecerrdasan emosional ini dapat dilatih. Berikut ini beberapa metode yang dapat anda gunakan untuk melatih kemampuan ini:

  • Cobalah melihat interaksi disekitar anda. Luangkan waktu kerja anda untuk mengamati interaksi disekitar anda , termasuk interaksi anda sendiri dengan orang lain atau interaksi orang lain dengan orang lain. Memperhatikan cara orang lain menggunakan dan bereaksi terhadap suatu emosi dapat membantu anda menemukan cara yang tepat utnuk mengelola emosi dan empati anda sendiri.
  • Lihatlah kedalam diri anda sendiri. Walaupun mengamati orang lain dan cara mereka berinteraksi dapat membantu anda, mengawasi emosi anda sendiri dan respon anda saat anda berinteraksi dengan orang lain juga dapat meningkatkan kesadaran emosional yang anda miliki. Contoh, ketika anda stress andda cenderung mudah marah terhadap orang lain. Atau ketika anda sedang merasa sedih atau kecewa, anda menyadari bahwa  meletakkan kepala anda dimeja dan pundak anda menekuk kedepan.
  • Bereaksi dan merespon tindakan orang lain. Berlatihlah berbicara dan bekerja dengan orang lain berdasarkan perkiraan anda terhadap perasaan mereka. Tanggapilah mereka sebagaimana anda ingin orang lain menanggapi anda ketika anda sedang berada disituasi yang sama. Walaupun pada dasarnya bisa jadi mereka tidak ingin diberi tanggapan sebagaimana anda ingin diberi tanggapan.

Contoh anda mungkin lebih memilih cerita ke orang lain ketika anda merasa tertekan atau khawatir, tetapi bisa jadi orang lain lebih memilih untuk memendamnya sendiri. Apabila anda tidak mengerti mereka tipe orang yang seperti apa, coba tanyakan mengenai  apa yang ingin dia lakukan saat itu.

Tentu saja membangun kecerdasan emosional juga melalui tahap coba dan gagal. Jika anda merasa gagal mengidentifikasi emosi orang lain atau gagal mengelola perasaan orang lain, belajarlah dari kegagalan itu dan perlakukan mereka lebih baik lain kali.

Membangun hubungan melalui empati, komunikasi dan menjadi penddengar yang aktif dapat membantu anda  menjadi orang yang dihargai dan dihormati dalam perusahaan anda.  Menunjukkan contoh bahwasanya anda memiliki keterikatan dengan orang lain menggunakan kecerdasan emosional yang anda miliki di surat lamaran kerja anda dan saat wawancara juga dapat membuat anda menjadi kandidat yang diperhitungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *