Ketrampilan Komunikasi Nonverbal : Definisi dan Contoh

Memiliki kemampuan komunikasi yang kuat adalah pondasi untuk membangun sebuah hubungan profesional dan ppersonal yang baik. Terdapat dua tipe komunikasi yang sama yaitu komunikasi verbal dan nonverbal. Apabia komunikasi verbal seringkali dilakukan secara sadar, amak komunikasi nonverbal seringkali terjadi dari alam bawah sadar. Tetapi gaya komunikasi ini dapat memberi kita informasi penting yang tidak dapat tersampaikan dalam komunikasi verbal seperti suasana hati seseorang atau kondisi dalam masyarakat.

Dalam pedoman ini kita akan secara khusus membahas mengenai komunikasi nonverbal, mengapa komunikasi ini penting dan bagaimana cara melatihnya.

Pengertian gaya komunikasi nonverbal

Komunikasi nonverbal adalah cara menyampaikan informasi melalui bahasa tubu seperti kontak mata, ekspresi wajah dll. Sementara itu komunikasi verbal adalah metode penyampaian informasi menggunakan teks tertulis, diucapkan atau menggunakan bahasa isyarat.

Komunikasi nonverbal penting sebab gaya komunikasi tersebut memberikan informasi kondisi dan situasi yang terjadi disekitar kita namun tidak dapat disampaikan secara verbal. Anda dapat menangkap informasi mengenai suasana hati seseorang, atau sebuah grup ketika anda bisa menelaah gaya komunikasi ini.

Sama halnya dengan komunikasi verbal, membangun gaya komunikasi nonverbal membutuhkan waktu. Namun demikian, memiliki keahlian dibidang ini akan sangat membantu anda dalam karir anda.

Jenis jenis komunikasi nonverbal

Terdapat beberapa jenis komunikasi nonverbal yang harus anda perhatikan:

· Bahasa tubuh. Bahasa tubuh adalah cara seseorang menanggapi sesuatu secara alami ketika orang tersebut sedang dalam situasi tertentu. Contoh, seseorang bisa menggeretakkan gigi jika dia sedang marah.

· Gestur. Gestur seseorang dapat dikeluarkan oleh orang tersebut baik secara sadar maupun tidak sadar. Contoh dari gestur adalah seperti jika anda mengeluarkan jmpol anda untuk mengekspresikan bahwa anda menyukai sesuatu.

· Ekspresi wajah. Salah satu bentuk umum dari komunikasi nonverbal adalah ekspresi wajah. Wajah dapat secara efektif menyampaikan informasi sekaligus emosi.

· Sentuhan.  Beberapa orang juga menggunakan sentuhan sebagai bentuk komunikasi nonverbal.  Umumnya sentuhan digunakan untuk mengekspresikan dukungan. Namun demikian penggunaan sentuhan juga harus diikuti dengan komunikasi nonverbal lain dan tidak digunakan sebagai alat mengekspresikan amarah terutama di tempat kerja.

Cara membaca bahasa tubuh

Membaca bahasa tubuh adalah sebuah keahlian yang sulit dikuasai. Anda bisa berlatih keahlian ini sepanjang karir anda. Meskipun setiap orang memiliki reaksi nonverbal yang berbeda, terdapat beberapa isyarat yang dapat membantu anda memahami perasaan dan motivasi orang tersebut.  Saat anda berbincang dengan seseorang, akan sangat bagus bilamana anda menyadari bahasa tubuhnya sembari mendengarkan apa yang dia bicarakan.

Berikut ini bahasa tubuh yang dapat mulai anda amati:

· Postur. Apabila lawan bicara anda menggerakkan pundak kebelakang dan punggungnya lurus, itu artinya dia memperhatikan dan menyerap apa yang anda bicarakan. Namun apabila dia menunjukkan postur dengan pundak dan punggung yang tertekuk, bisa jadi dia marah, gugup atau khawatir.

· Pergerakan siku. Apabila seseorang meletakkan siku tangannya kemeja, atau disamping badannya sendiri, itu berarti dia atau mereka siap menerima informasi dari anda. Namun apabila dia menyilangkan sikunya atau memasukkannya kedalam saku yang ada dibaju, bisa jadi orang tersebut sedang menyembunyikan sesuatu atau merasakan sesuatu yang buruk.

· Pergerakan tungkai kaki. Jika seseorang meletakkan kakinya dengan lurus dan terbuka, berarti dia siap menerima informasi dari anda. Akan tetapi jika dia menyilangkan kakinya atau membuatnya seolah tertutup, mungkin dia sedang merasa kesal atau tertekan.

· Penggunaan ekspresi wajah. Bilamana anda berbincang dengan orang yang cemberut, bibirnya terkatup rapat atau dengan alis berkerut, maka pastikan dia tidak merasa kebingungan, marah atau merasakan emosi negatif lainnya. Sebaliknya jika anda bercakap dengan orang yang tampak memiliki senyum yang lembut, otot wajah yang santai atau menaikkan alisnya, ini adalah tanda dia terbuka dengan informasi yang anda sampaikan.

Responlah reaksi nonverbal seseorang dengan hati hati. Banyak orang yang tidak sadar dengan reaksi nonverbal mereka. Sehingga jika anda mengatakannya secara blak blakan dia akan merasa malu. Jika anda merasa rekan anda yang anda ajak bicara sedang merasa marah, khawatir atau lesu sepanjang percakapan anda dengannya, berhentilah sebentar untuk merasakan tindakan apa yang lebih baik anda lakukan.

Apabila menurut anda lebih baik jika anda menanyakannya secara langsung, maka bertanyalah dengan kalimat yang baik seperti:

“Sepertinya kamu kewalahan dengan presentasiku. Apakah ada yang perlu kujelaskan ulang atau ada yang perlu kamu tanyakan?”

Tidak apapakah kalau aku membahas soal proses produksi baru sekarang? Kalau kalian merasa waktunya kurang pas, boleh loh kita membuat jadwal ulang.”

Kalau diantara kalian ada yang merasa malu bertanya sekarang, boleh lo bertanya secara pribadi kepadaku setelah rapat ini.”

Cara meningkatkan ketrampilan mengelola bahasa tubuh

Apabila anda ingin meningkatkan kemampuan anda mengolah kemampuan komunikasi nonverbal anda,  terdapat beberapa langkah yang dapat anda ambil:

  1. Lakukan tes penggunaan bahasa tubuh. Teliti dan pahamilah pergerakan bahasa tubuh anda selama seminggu bekerja. Sadari bahasa tubuh, ekspresi wajah dan postur yang anda gunakan selama rapat, kegiatan sehari hari dan saat anda presentasi. Amati bagaimana tanggapan rekan kerja anda terhadap bahasa tubuh alamiah anda.
  2. Sadari bagaimana emosi anda mempengaruhi reaksi fisik anda. Emosi tidak hanya anda rasakan dalam benak andda melainkan juga mempengaruhi tindakan anda secara fisik. Coba anda rasakan bagaimana berbagai emosi dalam diri anda mempengaruhi bagian tertentu dari badan anda. Contoh jika anda merasa gugup, bisa jadi tangan anda bergetar. Membangun kepedulian terhadap bagaimana emosi anda berpengaruh terhadap fisik anda dapat membantu anda menguasai keseluruhan tampilan komunikasi nonverbal anda.
  3. Coba keluarkan bahasa nonverbal anda secara sengaja. Perhatikan ekspresi atau bahasa tubuh anda ketika anda berbincang dengan seseorang. Berusahalah untuk menunjukkan bahasa tubuh dan ekspresi yang positif ketika anda merasakan keterbukaan dan aura positif dari sekitar anda. Anda juga dapat menggunakan bahasa tubuh sebagai sinyal yang menunjukkan bahwa anda bingung atau khawatir terhadap informasi yang baru saj anda terima. Dengan demikian anda dapat mendorong lawan bicara anda untuk memberikan tanggapan lebih lanjut.
  4. Contohlah komunikasi nonverbal dari orang lain yang menurut anda efektif. Bilamana anda menyaksikan ekspresi wajah atau bahasa tubuh tertentu yang anda pikir menguntungkan dalam suatu kondisi, maka gunakanlah hal itu untuk meningkatkan kemampuan olah komunikasi nonverbal anda. Contoh jika anda melihat seseorang mengangguk dan anda rasa tindakan itu cukup efektif untuk mengekspresikan rasa setuju dan tanggapan yang positif, amak anda bisa menirukannya diwaktu lain ketika anda merasakan perasaan yang sama.

Komunikasi nonverbal adalah bagian penting dari kemampuan komunikasi yang baik. Luangkan waktu untuk memahami bagaimana cara orang lain menggunakan bahasa tubuh, ekspresi wajah dan posturnya saat bekerja dan gunakan itu untuk mengembangkan keahlian anda sendiri dalam hal penggunaan komunikasi nonverbal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *